01 Berita
CIPTAKAN PD YG, KREATIF
INOVATIF, SOPAN & SANTUNG

Berita

Pencarian
Kontak
Alamat :

Jl. Idimaitawi Pekei, Dimaipuga, Dusun : Kagaiya, Kampung : Dogimani, Distrik Dogiyai.

Telepon :

628214956

Email :

info@smpn1dogiyai.sch.id

Website :

https://www.smpn1dogiyai.sch.id

Media Sosial :
Banner
Kalender

April 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

TOKOH GEREJA PAPUA SEPANJANG HIDUP

  • Dalam Konferensi Umum KINGMI 1983, disepakati perubahan nama KINGMI menjadi Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kesatuan. Oleh sebab itu, GKII Kesatuan menyatakan memiliki sebagai pemilik sah logo gereja yang ada di naungan GKII Kesatuan.
  •  
Sejak awal berdirinya pada tahun 1962, Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua telah menjadi bagian penting dalam dinamika iman dan kehidupan masyarakat Papua. Kepemimpinan gereja ini telah melewati berbagai generasi, membawa warna, tantangan, dan harapan bagi umatnya.
 
1. Pdt. Ch.D. Paksoal, S.Th  (1962–1972)
1. Pdt. Ch.D. Paksoal, S.Th (1962–1972)
Sebagai ketua sinode pertama, Pdt. Paksoal meletakkan dasar pelayanan yang kokoh. Ia dikenal sebagai pribadi yang gigih, tegas, dan memiliki komitmen tinggi terhadap pertumbuhan iman jemaat. Selama dua periode, beliau membawa KINGMI dari tahap misi menuju gereja yang mulai mapan secara struktur.
 
2. Pdt. B. Sumilat, S.Th  (1972–1977)
2. Pdt. B. Sumilat, S.Th (1972–1977)
Beliau hanya memimpin satu periode, tetapi kontribusinya sangat berarti dalam mengembangkan tata kelola sinode yang lebih teratur. Ia dikenal sebagai seorang pendidik yang memperhatikan pengkaderan hamba-hamba Tuhan.
 
3. Pdt. Yosia Tebay, S.Th, MA  (1977–1986)
3. Pdt. Yosia Tebay, S.Th, MA (1977–1986)
Selama dua periode, Pdt. Yosia memimpin dengan pendekatan yang lembut namun penuh wibawa. Di bawah kepemimpinannya, hubungan antar-klasikal diperkuat, dan pendidikan teologi ditingkatkan. Ia banyak menulis dan berbicara di forum nasional untuk memperkenalkan suara gereja Papua.
 
4. Pdt. Ruben Magai, S.Th  (1986–1988)
4. Pdt. Ruben Magai, S.Th (1986–1988)
Beliau dikenal luas karena khotbah-khotbahnya yang menyentuh. Meskipun hanya satu periode, Pdt. Ruben menjadi simbol transisi dari generasi pendiri ke generasi pemimpin lokal yang lahir dari rahim pelayanan KINGMI sendiri.
 
5. Pdt. Yusuf Pekey, S.Th  (1988)
5. Pdt. Yusuf Pekey, S.Th (1988)
Menjabat singkat sebagai ketua sinode transisi, beliau menjadi penghubung penting di masa-masa pergolakan internal sinode. Karismanya membuat ia dihormati meskipun menjabat hanya kurang dari enam bulan.
 
6. Pdt. Obeth Komba Sm.Th  (1989–1992)
6. Pdt. Obeth Komba Sm.Th (1989–1992)
Dalam masa kepemimpinannya yang juga transisi, Pdt. Obeth dikenal sebagai tokoh rekonsiliatif. Ia membawa suasana damai dan pemulihan bagi sinode yang sempat mengalami perpecahan internal.
 
7. Pdt. John Gobay, S.Th  (1992–2002)
7. Pdt. John Gobay, S.Th (1992–2002)
Selama dua periode, Pdt. John menghadirkan stabilitas dan modernisasi dalam tubuh organisasi gereja. Ia memperkenalkan pendekatan manajerial dalam pengelolaan sinode dan dikenal sebagai tokoh pembangunan internal gereja.
 
8. Pdt. Gerardus Adii, M.Div  (2002–2004)
8. Pdt. Gerardus Adii, M.Div (2002–2004)
Masa jabatan beliau tidak panjang, namun berperan penting dalam meneruskan agenda strategis sinode. Sosoknya sangat dihormati karena ketekunan dan pengabdiannya terhadap pendidikan iman.
 
9. Pdt. Sebulun Karubaba, MA  (2004–2010)
9. Pdt. Sebulun Karubaba, MA (2004–2010)
Menjadi Ketua Sinode Wilayah KINGMI Wilayah Mimika dan kemudian Ketua Sinode Papua pada sidang Am Sinode KINGMI 2006. Ia dikenal sebagai pemimpin visioner yang menaruh perhatian besar pada pelayanan di daerah-daerah terpencil.
 
10. Pdt. Dr. Benny Giay  (2010–2021) DARI MASANYA TELAH MERUBAH NAMA GKIP MENJADI GKI-KINGMI
10. Pdt. Dr. Benny Giay (2010–2021)
Selama dua periode, Dr. Benny membawa gereja lebih kritis terhadap isu-isu sosial dan politik di Papua. Ia dikenal luas sebagai teolog publik dan pejuang keadilan. Di tangannya, KINGMI menjadi gereja yang berani bersuara bagi masyarakat kecil.
 
11. Pdt. Tilas Mom, S.Th, M.Th  (2021–2024)
11. Pdt. Tilas Mom, S.Th, M.Th (2021–2024)
Pemimpin dengan semangat muda dan penuh semangat. Masa jabatannya berakhir karena dipanggil Tuhan pada tahun 2024. Tilas Mom dikenal dengan visi pembaruan gereja dan pendekatan digital dalam pelayanan.
 
12. Pdt. Jahya Lagoan, S.Th, M.Th  (2024–2026)
12. Pdt. Jahya Lagoan, S.Th, M.Th (2024–2026)
Pemimpin saat ini yang membawa semangat kontinuitas dan pemulihan. Dengan masa jabatan dua tahun tiga bulan, beliau berfokus pada memperkuat internalisasi nilai-nilai Injili dalam kehidupan jemaat, serta mendorong regenerasi kepemimpinan yang sehat.
 
---
 
Kesimpulan:
Jejak para Ketua Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua adalah refleksi dari perjalanan panjang gereja ini dalam menapaki ladang pelayanan Umat Tuhan di tengah konteks sosial-politik Papua. Masing-masing pemimpin hadir dengan warna dan tantangan zamannya sendiri, namun semuanya membawa satu misi yang sama: mengabarkan kabar baik di Tanah Papua.
 
konferensi
konferen Sinode KINGMI DI TANAH PAPUA
 

Share to :